Hallo, Assalamualaikum teman-teman! Kali ini kita akan membahas mengenai Strategi Merancang Sumber Belajar, yang mana ini sangat bermanfaat buat kita ketika ingin merancang Sumber Belajar.
Langsung saja kita bahas yaa..
A.
Strategi
Merancang Sumber Belajar
1. Analisis
Kebutuhan, analisis ini dilakukan untuk mengkaji persoalan-persoalan yang
berhubungan dengan perancangan sumber belajar disekolah berdasarkan tuntutan
karakteristik setiap mata pelajaran dalam kurikulum berbasis kompetensi, baik
dari sisi kopetensi yang harus dimiliki, maupun dari bahan yang akan
disampaikan kepada peserta didik. Analisis kebutuhan berdasarkan atas masukan
yang diterima dari pengelola atau pelaksanaan pembelajaran seperti Kepala
Sekolah, Pengawas, Guru dan Siswa. Kegiatan yang dilakukan ini difokuskan
kepada kebutuhan yang diperlukan dalam merancang sumber belajar.
2. Penetapan
sumber belajar, penetapan ini dilakukan menggunakan cara seperti mengkaji
beberapa teori dan hasil analisis kebutuhan yang telah dianalisis tadi, setelah
itu kita menyusun konsep dan konstruknya, aplikasi, serta implementasinya. Konsep
dan konstruk yang telah kita susun itulah yang menjadi bahan untuk menetapkan
sumber belajar.
3. Pengembangan
sumber belajar. Mengkaji dan meneliti berbagai masukan dari penetapan sumber
belajar yang digunakan dalam pembelajaran merupakan cara untuk pengembangan
sumber belajar. Hasil dari mengkaji ini akan digunakan untuk kegiatan revisi
penggunakaan sumber belajar. Dan hasil revisinya dijadikan bahan dalam kegiatan
belajar-mengajar.
4. Evaluasi sumber belajar, kegiatan ini
sangat penting untuk dilaksanakan sebab kita mengetahui kekurangan-kekurangan
perancangan sumber belajar melalui kegiatan ini sehingga ketika ada kekurangan
kita dapat memperbaiki untuk mencapai sumber belajar yang lebih baik lagi yang sesuai dengan
kebutuhan belajr dan tujuan yang sudah di tetapkan.
B. Model Merancang Sumber Belajar
Jenis
sumber belajar dibagi menjadi 2 yaitu sumber belajar yang dirancang dan sumber
belajar yang dimanfaatkan. Dari 2 jenis ini muncullah 6 jenis sumber belajar
lagi yaitu Pesan, Orang, Bahan, Alat, Teknik, dan Lingkungan.
Dalam
kegiatan belajar mengajar pastilah pendidik ingin peserta didiknya aktif dalam
pembelajaran. Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengaktifkan peserta
didik adalah:
1. Pesan, memberikan bahan ajar yang masih
ada masalahnya dan peserta didik harus memecahkan permasalahan itu.
2. Orang, pendidik memanfaatkan sumber
belajar yang ada disekitar baik didalam kelas maupun luar kelas.
3. Bahan, memberikan peserta didik gambar
yang belum diwarnai dan biarkan peserta didik
yang mewarnainya sesuai keinginan mereka.
4. Alat, guru memberikan alat yang belum
jadi dan siswa yang menyusunnya agar bisa digunakan
5. Lingkungan, belajar tidak hanya didalam
kelas saja, boleh ditaman, perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain agar
peserta didik tidak bosan.
Menurut Kaufman dalam Gafur(1986),
model perencanaan pendidikan dalam menyusun perencanaan suatu program harus
melewati langkah-langkah seperi berikut:
1. Identifikasi Kebutuhan (masalah)
2. Menentukan syarat dan alternatif
strategi pemecahan
3. Memilih strategi pemecahan
4. Melaksanakan strategi pemecahan yang
telah dipilih
5. Menentukan atau menilai efektifitas
hasil pelaksanaan
6. Mengadakan perbaikan atau revisi jika
diperlukan
C. Strategi Penggunaan Sumber Belajar
Guru
harus bisa mengidentifikasi berbagai karakteristik sumber belajar yang akan
digunakan dalam belajar-mengajar. Langkah-langkah yang harus kita lakukan
adalah:
1. Mengidentifikasikan karakteristik sumber
belajar yang akan kita gunakan. Sumber belajar ini akan menunjang kelancaran
proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran.
2. Sumber belajar yang digunakan harus
sesuai dengan tujuan pembelajaran seperti kognitif, afektif, atau psikomotor.
Apabila pembelajaran sesuai dengan tujuan maka sumber belajar yang digunakan
dapat mengoptimalkan pencapaian tujuan pembelajaran.
3. Sumber belajar yang digunakan harus
sesuai dengan kemampuan si pendidik. Jadi didalam merancang sumber belajar
hendaknya seorang pendidik memahami terlebih dahulu sumber belajar yang akan
digunakan sehingga saat pemelajaran berlangsung pembelajaran dapat berjalan
secara optimal.
4. Sumber belajar yang digunakan harus
sesuai degan kebutuhan siswa. Jika sumber belajar ini sesuai dengan kebutuhan
siswa maka pembelajaran akan menarik bagi siswa sehingga pembelajaran dapat
berjalan secara optimal.
D. Kegunaan Mempelajari Metode dan Strategi
Pembelajaran
1. Pendidik dapat memberikan pelajaran yang
baik dan siswa menerima pembelajaran dengan baik. Seorang pendidik hendaknya
mengajar menggunkan banyak metode sehingga peserta didik semuanya merasakan
pembelajaran yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan dirinya.
2. Pendidik bisa mengetahui lebih dari satu
metode dan strategi pembelajaran. Jika seorang pendidik banyak mengetahui
metode dan strategi pemelajaran maka akan memudahkan peserta didik untuk
mengerti dan memahami pelajaran yang sangat banyak macamnya.
3. Pendidik lebih mudah mengendalikan
kelas. Dengan banyaknya metode yang digunakan akan memudahkan guru untuk
mengatur kelasnya. Dengan begitu guru mudah membedakan mana siswa yang aktif
dan mana siswa yang pasif.
Sekian dari aku yaa, mudahan dapat dimengerti. semoga bermanfaat:)
Mohon maaf apabila ada kesalahan, terima kasih kepada semua pembaca💛💜
Sekian dari aku yaa, mudahan dapat dimengerti. semoga bermanfaat:)
Mohon maaf apabila ada kesalahan, terima kasih kepada semua pembaca💛💜
Tidak ada komentar:
Posting Komentar